ASNET | Gunungsitoli | Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (MOU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) telah dilaksanakan antara BRI BO Gunungsitoli dengan Batalyon Infanteri (Yonif) Teritorial Pembangunan (TP) 903/Baluseda. Kesepakatan yang dilaksanakan pada hari Senin, 26 Januari 2026 bertempat di Batalyon TP 903/Baluseda, Kabupaten Nias Barat ini secara spesifik bertujuan untuk mengatur penyediaan dan pemanfaatan jasa layanan perbankan yang komprehensif bagi seluruh lingkungan Yonif TP 903/Baluseda. Fokus utama dari kerjasama ini mencakup pengelolaan rekening payroll serta penanganan operasional keuangan batalyon secara menyeluruh.
Peristiwa formal ini menandai komitmen BRI untuk mendukung kebutuhan finansial institusi pertahanan di wilayah operasionalnya, khususnya di area Nias. Kerjasama serupa sering dilakukan oleh BRI dengan berbagai instansi pemerintah dan militer, menunjukkan pola dukungan BRI terhadap efisiensi administrasi keuangan lembaga negara. Penandatanganan ini diharapkan dapat mempermudah administrasi prajurit sekaligus mengoptimalkan pengelolaan dana operasional satuan militer tersebut.
“Proses formalisasi kerjasama antara entitas publik dan lembaga keuangan sering kali dimulai dengan Nota Kesepakatan Bersama (MOU), yang kemudian ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerjasama (PKS) yang lebih detail. MoU ini menetapkan kerangka umum dan tujuan bersama yang ingin dicapai oleh kedua belah pihak. Dalam konteks ini, BRI Gunungsitoli dan Yonif TP 903/Baluseda menyepakati prinsip dasar kolaborasi dalam penyediaan jasa perbankan,” papar Branch Office Head BRI BO Gunungsitoli, Andri Prayogi kepada wartawan, Jum’at (30/1/2026) di Gunungsitoli.
Definisi ruang lingkup kerjasama, lanjut Andri Prayogi, menjadi elemen krusial dalam dokumen semacam ini, memastikan ekspektasi dan batasan tanggung jawab masing-masing pihak tercatat dengan jelas. PKS yang menyusul MOU akan menguraikan klausul teknis, termasuk jenis produk layanan, tarif spesifik, serta mekanisme penyelesaian masalah yang mungkin timbul selama implementasi. Penandatanganan kesepakatan bersama ini merupakan langkah penting dalam rangka melaksanakan direktif tertentu atau meningkatkan efisiensi operasional, sebagaimana terlihat pada kerjasama BRI dengan sektor lain.
“Kegiatan penandatanganan perjanjian kerjasama, baik MOU maupun PKS, umumnya ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol formalisasi ikatan kemitraan. Meskipun BRI telah menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga, kerjasama dengan satuan militer seperti Yonif TP 903/Baluseda memiliki dimensi spesifik terkait dengan manajemen sumber daya manusia dan operasional pertahanan,” ujarnya.

Salah satu pilar utama dari perjanjian antara BRI Gunungsitoli dan Yonif TP 903/Baluseda adalah pengelolaan rekening payroll bagi seluruh anggota batalyon. Layanan payroll ini dirancang untuk memfasilitasi distribusi gaji dan tunjangan prajurit secara efisien, aman, dan tepat waktu melalui sistem perbankan modern. Hal ini sejalan dengan upaya yang dilakukan oleh bank dalam mempermudah urusan keuangan para prajurit di satuan lain.
Selain payroll individu, PKS ini juga mencakup pengelolaan rekening operasional Batalyon. Rekening operasional sangat vital untuk menunjang kegiatan logistik, pemeliharaan fasilitas, dan berbagai kebutuhan administratif lainnya yang menunjang kesiapan tempur satuan. Optimalisasi pengelolaan rekening operasional ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran satuan.
“BRI, sebagai Bank dengan jaringan luas, menyediakan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung layanan ini, termasuk aksesibilitas layanan di wilayah operasional batalyon. Kerjasama ini memungkinkan integrasi antara sistem administrasi keuangan militer dengan sistem perbankan yang terstandarisasi. Kejelasan mengenai struktur dan contoh klausul dalam PKS sangat menentukan kelancaran implementasi layanan ini di kemudian hari,” pungkasnya.
Penandatanganan MOU dan PKS antara BRI Kantor Cabang Gunungsitoli dengan Batalyon Infanteri TP 903/Baluseda oleh Danyon TP/903 Baluseda, Letkol Inf Anotona Zebua, S.M dan Branch Office Head BRI BO Gunungsitoli, Andri Prayogi serta dihadiri oleh jajaran kedua belah pihak ini merupakan sebuah langkah institusional yang substansial dalam menjamin kelancaran layanan perbankan bagi satuan militer tersebut. Kesepakatan ini secara eksplisit mencakup pengelolaan rekening payroll prajurit dan seluruh operasional keuangan batalyon, mengintegrasikan kebutuhan pertahanan dengan layanan perbankan modern.(zeg)
![]()
